Skip to content

Dashboard Service (Customer) — Scorecard Kajian

DB-11 · SV-11 — 0 tabel SQL — store NoSQL (MongoDB), target arsitektur. Diagram: Helicopter View · Detail SV-11/DB-11.

Fitur: 12 fitur F01–F12 (My Transaction … Export SOA) — lihat Detail SV-11


Kode Kriteria Skor Bukti / Alasan
J1 Independent Deployability 1 Kode Dashboard terisolasi di folder sendiri, tapi kopling erat ke skema DB-01/DB-03 (JOIN langsung) + duplikasi WSDL dengan SV-06 (F11) — perubahan skema domain lain bisa memecahkan dashboard tanpa peringatan.
J2 Independent Scalability 2 Bukti incident nyata (kategori “Incident” §10.3): Dashboard = halaman default pasca-login, profil beban (spike proporsional ke jumlah login, loop live-call SAP) jelas berbeda dari domain transaksional lain.
J3 Fault Isolation (blast radius) 1 Dashboard read-only seharusnya terisolasi, TAPI dipaksa render tiap habis login (redirect default) dan menimbulkan beban SAP XI nyata — ada risiko resource contention bersama yang bisa memperlambat alur lain pasca-login.
J4 Team Ownership (Conway) 1 Ditanya langsung ke user — tidak ada testimoni tim terpisah yang menangani domain ini secara khusus.
J5 Technology Divergence 2 Pengecualian sadar — target NoSQL didukung insiden nyata (beban SAP XI engine), bukan cuma rencana di atas kertas, meski implementasinya belum ada.
J6 Bounded Context (DDD) 2 Menjawab Q14 — 12 fitur teridentifikasi jelas. 2 fitur yang tadinya dikira masuk (Repurchase, GetBannerList/GetMassCommunicationList) terbukti bukan bagian domain ini (F6/F7).
J7 Compliance / Security Isolation 1 Tidak ada bukti isolasi compliance/security spesifik, pola sama mayoritas kandidat lain.
J8 Independent Lifecycle Data 1 DB-11 belum eksis, independensi siklus hidup data cuma bisa dinilai untuk target, bukan kondisi berjalan saat ini.
TOTAL 11 / 16

Hard Blocker: HB1 = Tidak · HB2 = Tidak · HB3 = Tidak Keputusan:SPLIT


Kode Kriteria Skor Bukti / Alasan
DB1 Independensi Transaksi 2 Tidak ada write dari Dashboard, tidak ada kebutuhan ACID.
DB2 Independensi Foreign Key 2 Tidak ada tabel sendiri, tidak ada FK.
DB3 Kohesi Aggregate 1 Aggregate target (materialized view) masih aspirasional — belum ada implementasi nyata untuk dinilai kohesif atau tidak.
DB4 Single Writer 1 DB-11 belum eksis sebagai store nyata, jadi single writer belum bisa dinilai. Tapi juga tidak ada multi-writer aktif, karena memang belum ada store untuk ditulis.
DB5 Master Data / Sync 2 Data Dashboard (kalau nanti ada) tidak dipakai sebagai reference oleh domain lain.
DB6 Independensi Reporting 0 Semua 5 SP dashboard JOIN langsung tabel mentah tblT_Booking_*/tblT_Sales_Order (SV-03) + MARA/tblM_Material_Image (SV-01), tanpa read-model. Ini incident produksi nyata — membebani SAP XI engine tiap login.
DB7 Stabilitas Skema (co-change) 2 Tidak ada skema sendiri untuk co-change (belum ada apa-apa untuk berubah).
TOTAL 10 / 14

Hard Blocker: DHB1 = Tidak · DHB2 = Tidak — DB6=0 tidak masuk kriteria DHB, tidak memicu veto otomatis, cuma menurunkan TOTAL. Keputusan:PISAH DATA (mepet ambang bawah 9)


Temuan tambahan (sesi validasi 2026-07-28)

Section titled “Temuan tambahan (sesi validasi 2026-07-28)”
  • 🔴 DB-11 (NoSQL) 100% belum diimplementasikan — 0 referensi MongoDB di seluruh kode.
  • 🔴 DB6=0 — skor “0” pertama di seluruh kajian, mencerminkan kondisi kode saat ini (JOIN mentah lintas domain + live WSDL loop).
  • Kondisi ini incident produksi nyata menurut user, bukan risiko teoritis — beban SAP XI engine muncul tiap dashboard dibuka (default page pasca-login).

FULL MICROSERVICE (DB sendiri) — SPLIT (service) + PISAH DATA (database), tidak berbalik kelas. TAPI implementasi materialized read-model/NoSQL harus jadi prioritas tinggi operasional — bukan cuma preferensi arsitektur — karena kondisi saat ini membebani SAP XI engine setiap kali user login.